Rabu, Mei 22, 2024
spot_img

Menanti Aksi Mogok Buruh

JAKARTA | RMNIndonesia

Buruh menuntut para gubernur di tiap Provinsi menaikkan upah sebesar 15 persen. Para gubernur sudah mendapat rekomendasi dari Bupati dan Walikota di tiap daerah dalam besaran kenaikan UMK.

Harini, Kamis (30/11/2023), buruh sesuai janjinya melakukan aksi mogok kerja. Itu direalisasikan sebagai bentuk penolakan perhitungan kenaikan UMP tahun 2024 dibawah 15%. Aksi mogok nasional ini, selain di Jabodetabek, juga merembet ke sejumlah kota dan kabupaten di Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyebut, satu lokasi yang berpotensi mengalami lumpuh total nantinya berdampak pada arus lalu lintas. “Kabupaten Bekasi itu bisa 500 ribu buruh dan hindari datang di atas jam 9, itu lumpuh total. Saran kami sebelum jam 8 di Cikarang EJIP, di Hyundai Jababeka,” katanya saat memaparkan rencana Mogok Nasional, di Jakarta, dikutip inilah com, Rabu (29/11/2023).

Itu baru Bekasi. Said juga menyebut titik aksi lainnya di sejumlah kabupaten dan kota, termasuk Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Aksi ini juga merembet ke daerah lain seperti Jawa Timur, Makassar, hingga Banjarmasin.

Dalam aksi ini, buruh menuntut para gubernur di tiap Provinsi menaikkan upah sebesar 15 persen. Para gubernur sudah mendapat rekomendasi dari Bupati dan Walikota di tiap daerah dalam besaran kenaikan UMK. Ternyata ada yang menaikkan di atas 10 persen, namun kebanyakan berada direntang 2 – 4 persen.

“Tidak menutup kemungkinan melibatkan jutaan buruh, hari ini saja aur-auran, kita dorong pemerintah berbesar hatila,h pertumbuhan ekonomi naik 5 persen, masa naikan upah hanya 3 persen,” tegasnya.

Ia memaparkan bahwa upaya advokasi tetap dilakukan tuntutan mogok nasional hingga jutaan buruh, yang terjadi di 100 Kabupaten dan Kota industri. “Kita akan melanjutkan, kalau gubenur mengubah rekomendasi Bupati/Walikota yang sudah belasan persen,” ujar Said Iqbal.

Sementara itu, aksi demo buruh telah dilakukan serentak pada sejumlah lokasi di Jawa barat. Aksi ini dilakukan karena buruh menolak  hasil keputusan rapat dewan pengupahan Jawa Barat, Selasa malam (28/11/2023) kemarin.

Massa buruh itu terdiri dari sejumlah serikat pekerja, menggelar aksi di jalan-jalan di kabupaten Cianjur, Bandung Barat, Cimahi, Bandung, Majalengka, Cirebon, dan Sukabumi. Dilanjutkan dengan long march hingga Gedung Sate-kantor gubernur Jawa Barat. Aksi itu juga rencananya disertai penutupan jalan tol Padalarang. (jr)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles