Jumat, Juni 14, 2024
spot_img

Thailand Ajak 5 Negara ASEAN Tanpa VISA Tambahan, Indonesia Tidak Termasuk

BANDUNG | RMNIndonesia

Upaya Thailand untuk menarik lebih banyak wisatawan asing memasuki babak baru dengan menurunkan pajak minuman beralkohol yang mendukung wisata malam populer di kalangan pelancong. Kali ini, mereka mengusulkan visa gabungan tidak hanya untuk wilayah Negeri Gajah Putih, tetapi juga empat negara tetangga di Asia Tenggara: Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja.

Sekretaris Jenderal Perdana Menteri (PM) Thailand, Prommin Lertsuridej, menyatakan bahwa pihaknya akan mencari dukungan dari negara-negara tetangga untuk membuat skema yang memungkinkan wisatawan bepergian dengan bebas di antara lima negara ASEAN setelah memperoleh visa masuk dari salah satu wilayah.

Vietnam secara khusus meminta bantuan Thailand untuk mendukung sektor pariwisatanya, sementara Kamboja dan Laos diyakini tidak akan menentang gagasan tersebut.

Jika empat negara tetangga secara resmi setuju, pemerintah Thailand akan memanfaatkan perjanjian ini dalam pembicaraan dengan Uni Eropa (UE) untuk mencari pengecualian pengajuan visa Schengen bagi warganya.

Thailand berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing dengan kebijakan bebas visa masuk bagi mereka. Namun, apakah prosedur baru ini akan menyebabkan antrean panjang di area kedatangan masih menjadi pertanyaan.

Di sisi lain, Thailand juga menurunkan biaya wisata bagi pengunjung dengan mengkecualikan tarif impor wine sebesar 54 persen tanpa batas waktu. Langkah ini dimaksudkan untuk memperluas industri lokal Thailand dan menambah pasokan alkohol lebih murah.

Meskipun demikian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno, tetap optimis bahwa kebijakan baru Thailand tidak akan terlalu memengaruhi minat wisatawan asing berkunjung ke Bali. Sandiaga menekankan bahwa pajak wisata di Bali diberlakukan untuk menangani masalah sampah dan melestarikan budaya Bali, sementara wisatawan dari Australia cenderung lebih dekat ke Bali secara geografis.

Sandiaga juga menyatakan harapannya bahwa pajak wisata dapat mendatangkan wisatawan yang lebih berkualitas, bukan hanya dari segi kuantitas.(il/BDR)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles