Jumat, Juni 14, 2024
spot_img

Nelayan kecil tewas terjatuh ke laut, pihak keluarga bermohon kepada Walikota Medan agar mendapatkan santunan.

MEDAN | RMNIndonesia

Nurhayati (49) seorang ibu rumah tangga dengan 9 orang anak, kini menjadi tulang punggung usai ditinggal pergi oleh Almarhum Suaminya (Sahrijal Marpaung) yang tewas terjatuh ke dalam laut saat mencari kepiting pada 1 Desember 2023 lalu. Nurhayati adalah warga Kecamatan Medan Belawan, yang bertempat tinggal di lorong ujung tanjung Kelurahan Bagan deli

Dikabarkan sebelumnya, teman korban yang melaporkan peristiwa tersebut ke tim Basarnas dan patroli Ditpolairud Belawan, berhasil menemukan jenazah Almarhum (Sahrijal Marpaung) selama 4 hari.

Nurhayati mengatakan bahwa almarhum suaminya merupakan nelayan kecil tradisional yang kesehariannya mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.

” Seminggu sebelum kejadian, suami saya berangkat ke laut bersama dua temannya bernama Tarmizi dan Saari. Namun Naas, saat sedang mencari kepiting suami saya terjatuh ke laut dan tenggelam. ” ujarnya

Saat ini, Nurhayati dijembatani oleh Syafrizal Ketua Rukun HNSI Bagan Deli Kota Medan, telah menyiapkan berkas administrasi asuransi kecelakaan kerja milik Almarhum suaminya agar dapat segera dicairkan.

Sebagaimana kita ketahui bahwa, Walikota Medan merupakan Bapak Nelayan yang telah melakukan terobosan dengan menanggung/membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan kecil/nelayan tradisional selama 1 tahun.

Hal itu tertuang dalam Undang – Undang No.7 Tahun 2016 tentang Perlindungan Nelayan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya bertanggungjawab atas perlindungan nelayan, pembudi daya ikan, dan petambak garam serta melakukan koordinasi dalam pelaksanaan perlindungan nelayan, pembudi daya ikan, dan petambak garam.

Baik itu perlindungan dalam hal sarana dan prasarana serta asuransi bagi seluruh nelayan berkewarganegaraan Indonesia yang bertujuan untuk kesejahteraan nelayan dan keluarga nelayan.

Ketua rukun HNSI Bagan Deli Syafrizal menjelaskan bahwasanya sesuai dengan nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan 1209101001730002 atas nama Sahrijal Marpaung, maka pihak DPC HNSI Kota Medan mewakili pihak keluarga korban meminta perhatian khusus serta kebijaksanaan dari Bobby Afif Nasution selaku Walikota Medan, terkait santunan korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Mengingat, anak dari Almarhum (Sahrijal Marpaung) korban tewas akibat tenggelam dilaut tersebut, berjumlah 9 orang dalam kategori dibawah umur berstatus pelajar, yang membutuhkan biaya pendidikan. Kamis (22/2/2024).

( um )

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles