Jumat, Juni 14, 2024
spot_img

Jika Rupee dan Rupiah Sebagai Alat Transaksi

JAKARTA | RMN Indonesia

Reserve Bank of India (RBI) dan Bank Indonesia (BI) menandatangani Nota Kesepahaman (NK) di Mumbai, Kamis (7/3). NK dibuat guna mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara, antara Rupee dan Rupiah.

Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Reserve Bank of India, Shaktikanta Das dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

“Kesepakatan NK antara Bank Indonesia dan Reserve Bank of India ditujukan untuk mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara (Rupee dan Rupiah) dalam transaksi bilateral yang mencakup transaksi berjalan (current account), transaksi modal (capital account) yang diperbolehkan, serta transaksi ekonomi dan keuangan lainnya sesuai yang disepakati oleh kedua otoritas,” tuturnya, dikutip Kamis (7/3).

Salah satu kerangka kerjasamanya adalah memungkinkan eksportir dan importir untuk bertransaksi dalam mata uang lokal yang pada akhirnya nanti mendorong pengembangan pasar valuta asing kedua negara.

“Lebih lanjut, penggunaan mata uang lokal akan mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan efisiensi waktu penyelesaian transaksi,” sebut Erwin.

Adapun kolaborasi tersebut menandai capaian penting dalam memperkuat kerja sama keuangan bilateral antara Bank Indonesia dan Reserve Bank of India. Melalui penggunaan mata uang lokal masing-masing negara yang lebih luas untuk transaksi bilateral diharapkan akan berkontribusi dalam mempromosikan perdagangan antara Indonesia dan India.(jr)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles