Jumat, Juni 14, 2024
spot_img

BUMN Bikin Langkah Jaga Stok Pangan

JAKARTA | RMN Indonesia

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dan Perum Bulog melakukan sejumlah langkah dalam menjaga pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Lebaran 2024.

Langkah yang diambil ID Food melalui peningkatan pendistribusian stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) serta pelaksanaan Pasar Murah di berbagai provinsi. Sedangkan Bulog juga menjaga ketersediaan stok beras yang cukup hingga Idul Fitri.

Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan, momentym Ramadan dan Idul Fitri, ID Food mendorong optimalisasi stok CPP yang dimiliki, khususnya gula, daging sapi, daging ayam, telur dan minyak goreng.

“Kita fokus meningkatkan pendistribusian lima komoditas pangan strategis tersebut ke berbagai wilayah melalui anak perusahaan dan kantor cabang distribusi yang tersebar di seluruh provinsi. untuk komoditas gula konsumsi, ID Food melakukan upaya stabilisasi pasokan dan harga melalui produksi sendiri dan pengadaan luar negeri di mana saat ini terdapat stok 67,5 ribu ton,” ujarnya, dalam konferensi pers ketersediaan pangan jelang Lebaran 2024 di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Untuk daging sapi, Frans menuturkan, ID Food melalui PT Berdikari menyiapkan paket daging sapi dari berbagai varian yang bisa diakses secara luring maupun daring melalui Gerai Daging Berdikari. ID Food juga menjaga stok daging sapi untuk tahun 2024, melalui pengadaan daging beku dan sapi bakalan dari luar.

“Khusus di bulan Ramadan dan jelang Lebaran, Berdikari menyediakan paket daging sapi dalam bentuk parting (bagian-bagian tertentu) dengan harga terjangkau. Upaya ini agar masyarakat bisa punya banyak pilihan dari sisi varian dan harga. Kita tahu daging sapi merupakan salah satu komoditas yang paling banyak dicari jelang Idul Fitri,” jelasnya.

Khusus menjaga stok komoditas, ID Food akan menyiapkan pasokan minyak goreng sebanyak 5,1 juta liter. Jumlah tersebut untuk didistribusikan pada periode Maret sampai dengan April 2024.

Frans menyebut pendistribusian minyak goreng akan lakukan lebih masif dengan melibatkan anak perusahaan di sektor perdagangan dan distribusi, yaitu PT Rajawali Nusindo, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dan PT GIEB Indonesia.

Untuk penyaluran CPP komoditas telur dan daging ayam dilakukan melalui program bantuan pangan penanganan stunting yang telah dimulai kembali proses penyalurannya pada 15 Maret 2024 ini.

“Kick off penyaluran dilakukan di Jawa Barat kepada 1.435 KRS di wilayah Kota Bekasi sebanyak 469 Keluarga Risiko Stunting (KRS), Kota Cimahi 466 KRS dan Kota Depok 500. Selanjutnya, akan dilaksanakan secara bertahap kepada 1.446.089 KRS, di mana untuk Sumatera Utara terdapat 136.738 KRS, Jawa Barat 403.285 KRS, Jawa Tengah 345.514 KRS, Jawa Timur 374.197 KRS, Banten 92.654 KRS, Nusa Tenggara Timur 73.068 KRS dan Sulawesi Barat 20.633 KRS,” terang Frans. (jr)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles