Jumat, Juni 14, 2024
spot_img

Cegah Kasus Bullying, Dosen Unpam Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Siswa SMA Islam Harapan Ibu

JAKARTA | RMN Indonesia

Fakultas Hukum Universitas Pamulang kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), berupa penyuluhan hukum kepada siswa SMA Islam Harapan Ibu Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (19/04/2024)
PKM yang digagas oleh dosen-dosen fakultas hukum Unpam ini mengambil tema “Pencegahan dan Penanganan Cyber Bullying di Lingkungan Sekolah Oleh Orang Tua, Sekolah dan Penegak Hukum”. Tim dosen fakultas hukum yang menggelar kegiatan PKM terdiri dari R.A Diah Irianti Permana Sari, SH, MH, Herlina Basri. SH, MH, Sugeng Samiyono, SH, MH, Dr. Muhammad Ali, SH, M.Kn, Edy Sofwan, SH, MH, Ibrohim, SH, MH.
Dosen PKM fakultas hukum Unpam, R.A Diah Irianti Permana Sari yang menjadi narasumber mengatakan, pihaknya mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menyasar generasi Z ini bertujuan untuk membangun generasi muda yang unggul dan bebas dari narkoba.
“Melalui pembekalan bidang hukum kepada para siswa dan guru SMA Islam Harapan Ibu ini kami berharap bisa mencegah dan menekan adanya kasus bullying yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujar Diah Irianti Permana Sari kepada wartawan disela-sela acara, Jumat (19/04/2024).
Menurut Diah sebelum pelaksanaan PKM terlebih dahulu dilakukan penandatangan MoU antara Fakultas Hukum Universitas Pamulang dengan pihak SMA Islam Harapan Ibu yang langsung di pimpin Kepala Sekolah, Dr. Hj. Tri Yulinda Narayanti, S.Si, MM.
“Seperti kita ketahui bersama kasus bullying di lingkungan sekolah kasus terus mengalami peningkatan, tanpa kita sadari tindakan bullying tersebut bisa memberikan luka dan trauma pada anak-anak,” kata Diah.
Senada diungkapkan, Dr. Muhammad Ali tim dosen fakultas hukum Unpam yang mengatakan, bahwa sekolah adalah tempat anak untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan bakat terpendamnya.
Selain itu juga tutur Dr. Ali, sekolah juga bisa menjadi tempat yang positif apabila lingkungannya juga positif. Sayangnya pasti setidaknya ada satu anak yang membawa energi negatif sehingga memicu terjadinya pembullyan.
“Namun, jika sekolah mampu menjadikan anak-anaknya berkembang dan menemukan prestasi mereka, tentu tindakan bullying bisa dikurangi. Jadi, guru bisa membantu anak untuk menunjukkan prestasinya sehingga tercipta lingkungan positif,” ujar Dr. Ali.
Dr. Ali menambahkan, peran orang tua saat masalah yang terjadi ternyata memang menjurus atau memicu ke arah pembullyan, ada baiknya untuk melibatkan orang tua tujuannya bukan untuk membuat orang tua malu, melainkan membantu menemukan solusi yang terbaik bagi pihak pelaku dan korban.
“Jadi kalau masalah pembullyan kita biarkan begitu saja, bisa saja terjadi kasus bunuh diri bagi sang anak korban pembullyan. Jadi, tidak ada salahnya jika pihak sekolah ingin mempertemukan orang tua pelaku dan korban dan bisa membantu orang tua untuk mengetahui perkembangan anak, sehingga bisa tahu letak kesalahan anak ada dimana,” tukasnya.
Dalam sesi tanya jawab yang begitu hangat dipimpin oleh Ketua Tim dosen fakultas hukum Unpam, Herlina Basri, SH, MH antusias siswa dan guru SMA Islam Harapan Ibu dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada para narasumber.
Menurut Herlina Basri, untuk mencegah terjadinya bullying pada anak di sekolah ini, peran sekolah dan guru tentu sangat penting. Salah satunya dengan memberikan edukasi tentang mana yang benar dan mana yang salah. Sebab, anak-anak cenderung tanpa sadar melakukan bullying karena didikan orang tua atau pun karena lingkungannya.
“Jadi, sebagai guru atau pengganti orang tua, guru harus bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Saat ada anak yang melapor menjadi korban pembullyan. Cobalah untuk menanggapinya dengan memberikan empati. Kemudian, jangan langsung menyalahkan atau mengkritik anak yang melakukan bully,” ucap Herlina Basri.
Sementara itu, Kepala SMA Islam Harapan Ibu Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Dr. Hj. Tri Yulinda Narayanti mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada tim dosen fakultas hukum Universitas Pamulang yang telah melaksanakan kegiatan PKM di lingkungan sekolahnya.
“Kerjasama ini sebagai bukti bahwa kegiatan PKM sebagai salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap dengan adanya kerjasama ini terus bisa bersinergi dan bisa berkelanjutan kedepannya. Ini sangat berdampak positif bagi sekolah kami khususnya para siswa dan tim pengajar kami,” ujar Dr. Hj. Tri Yulinda
Diketahui pada kegiatan PKM fakultas hukum Unpam ini dihadiri oleh siswa kelas X dan kelas XI yang berjumlah 80 orang dan guru-guru SMA.(rls)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles