Minggu, Juni 16, 2024
spot_img

Jokowi Minta Produksi Minyak Blok Rokan 200.000 Barel/hari

JAKARTA | RMN Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan setelah Indonesia mengambil alih Blok Rokan, produksi di blok minyak dan gas (migas) terbesar itu telah meningkat. Blok migas itu kini dikelola oleh BUMN energi yakni PT Pertamina (Persero).

Presiden menargetkan produksi minyak di blok migas tersebut bisa mencapai 200.000 barel per hari. Sementara saat ini produksinya sudah mencapai 162.000 barel/hari.

“Ini lebih dari sebelumnya waktu dikerjakan Chevron 130.000. Artinya dikerjakan anak-anak kita sendiri itu terjadi peningkatan. Ini yang baik. Saya memberikan target agar bisa di atas 200 (ribu barel per hari),” tutur Jokowi usai mengunjungi Pasar Senggol, Kota Dumai, Riau, Sabtu (1/6) kemarin.

Presiden juga menyampaikan ada satu sumur minyak yang menggunakan teknologi baru untuk meningkatkan produksi. Ia berharap semua sumur di Blok Rokan juga menerapkan teknologi baru.

“Ini akan dikembangkan di sumur-sumur lain yang dikembangkan yang dipilih, sehingga produksinya bisa meningkat drastis, tetapi dengan teknologi baru,” jelasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Jokowi juga mengungkapkan terkait Indonesia yang telah mengambil alih blok migas terproduktif di negeri in, yakni Blok Rokan. Hal ini disampaikan dalam pindatonya di Upacara Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Lapangan Blok Rokan, Kota Dumai, Provinsi Riau.

“Setelah saham mayoritas Freeport kita ambil alih, kemudian kita ambil alih Blok Rokan ini di Dumai yang merupakan blok migas paling produktif dalam sejarah perminyakan Indonesia, yang sudah dikelola perusahaan asing Caltex dan Chevron selama 97 tahun,” kata Jokowi.

Jokowi menyebut, berdasarkan laporan dari Direktur Utama Pertamina, produksi minyak di Blok Rokan telah mencapai 162.000 barel per hari. Menurutnya jumlah itu merupakan angka yang tinggi dibandingkan saat dikelola oleh Chevron.

“Pagi tadi saya mendapatkan laporan dari Dirut Pertamina bahwa produksi diblok Rokan sudah mencapai 162.000 barel per hari. Ini lebih tinggi dari saat dikelola oleh Caltex dan Chevron, dan merupakan 25% dari seluruh produksi nasional Indonesia,” terang dia. (jr)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles