Rabu, Juni 19, 2024
spot_img

Indonesia-Korea MoU SDM Kembangkan Industri Baja

JAKARTARAYA | RMN Indonesia

Indonesia dan Korea berkolaborasi. Kedua negara ini kerjasama mencetak SDM dalam rangka mengembangkan industri baja nasional.

Kerjasama itu dituangkan dalam penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara KITECH Korea (KPIC) bersama KRAKATAU POSCO dan Politeknik Banten, Selasa (5/3).

KPIC (Korea Ppuri Industry Center) bertugas mempromosikan proyek-proyek ODA untuk mengembangkan SDM industri di Indonesia, hal ini sebagai upaya dari pemerintah Korea yang akan mendukung ODA di bidang teknologi industri baja di Indonesia. Informasi tersebut diungkap oleh Direktur Utama KPIC Kim Hyun Jong.

“Program pelatihan ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan industri baja Indonesia dengan membina lebih banyak pekerja baja yang handal. Sekali lagi, Krakatau Posco mendapat kehormatan untuk berpartisipasi dalam kerja sama strategis kedua instansi pemerintah di bidang pengembangan sumber daya manusia,” ungkap Kim Hyun Jong, dalam keterangan resmi, Selasa (5/3).

Kerja sama tersebut pun bertujuan mempercepat penyelenggaraan pendidikan di Politeknik Petrokimia Industri Banten. Fokusnya adalah penyiapan tenaga kerja teknologi yang kompeten.

“Kami akan mengembangkan program pengembangan sumber daya manusia serta bekerja sama dalam penyediaan peralatan dan infrastruktur pendukung. Kualitas sumber daya manusia sangat penting untuk keberhasilan masa depan bangsa,” sambung Dr. Kim Hyun Jong.

Direktur HR & GA KRAKATAU POSCO, Dicky Mardiana kemudian mengatakan bahwa pihaknya bertekad mendukung pembentukan SDM yang unggul melalui pembentukan kelas industri baja. Institusi pendidikan vokasi disebutnya memiliki peran yang vital dalam mempromosikan kolaborasi internasional dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan sosial.

Oleh karena itu, ketersediaan personil dan platform yang sesuai guna mempersiapkan pelaksanaan pendidikan vokasi, serta menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar dan program pendidikan vokasi dijelaskan Dicky merupakan hal penting.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan generasi muda Banten yang berkualitas dan mampu memajukan industri di masa depan,” terangnya. (jr)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
21,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles